Lestarikan Adat Gayo, MTsN 7 Aceh Tengah Bentuk Panitia Perpisahan "Bemunge ke Urang Tue" Angkatan XXXVII
Kegiatan Mebunge ke Urang Tue merupakan tradisi mengembalikan anak didik kepada orang tua secara terhormat setelah menuntaskan masa belajar. Tradisi ini dianggap sebagai simbol tanggung jawab moral dan bentuk penghormatan timbal balik antara pihak sekolah dengan wali murid.
Kepala MTsN 7 Aceh Tengah dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai lokal di lingkungan pendidikan. Beliau berharap acara pelepasan bagi siswa kelas IX tahun ini tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga sarana penguatan identitas budaya bagi para lulusan.
Dalam rapat tersebut, forum secara mufakat menunjuk Zuhraedah, S.Pd. sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Di bawah kepemimpinannya, panitia akan mulai menyusun rencana detail operasional untuk memastikan seluruh rangkaian acara bagi Angkatan XXXVII ini berjalan khidmat.
"Terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan. Fokus utama kita adalah menyukseskan prosesi Bemunge ke Urang Tue ini agar pesan kekeluargaan dan budaya Gayo benar-benar dirasakan oleh siswa kita serta orang tua mereka," ujar Zuhraedah setelah terpilih.
Rencana pelaksanaan acara puncak perpisahan dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Mei 2026. Selain prosesi adat, rapat juga membahas agenda pendukung seperti penampilan seni dari adik kelas serta teknis pengalungan medali kelulusan.
Dengan terbentuknya kepanitiaan ini, MTsN 7 Aceh Tengah mulai melakukan persiapan intensif agar momen kelulusan Angkatan XXXVII tahun ajaran 2025/2026 menjadi kenangan yang mendalam dan bermakna bagi seluruh warga sekolah.